<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-2664472285041213475</id><updated>2012-02-16T16:31:31.896+07:00</updated><category term='Artikel'/><category term='Renungan'/><title type='text'>IMAGE (Impacting All Generation)</title><subtitle type='html'>Ingin Berbagi Kasih Dan Pengharapan</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://impactingallgeneration.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2664472285041213475/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://impactingallgeneration.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>IMAGE Crew</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14670465859354423052</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://3.bp.blogspot.com/_z8eTxiPm2P4/S43ZaBDXcCI/AAAAAAAAAAM/bLyGFGPUC-8/S220/IMAGE.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>16</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2664472285041213475.post-501390973182306252</id><published>2010-03-22T11:13:00.001+07:00</published><updated>2010-03-22T11:14:14.047+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Sudahkah Anda Menerima Roh Kudus</title><content type='html'>&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="sv"&gt;&lt;b&gt;Dr. W. A.  Criswell&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;Kisah Para Rasul 19:1-2&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;11-05-78&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Terima kasih untuk paduan suara dan orkestra yang  menyanyikan  karya Handel, yaitu &amp;nbsp;&lt;i&gt;Messiah&lt;/i&gt;.&amp;nbsp; Izinkan saya mengingatkan anda  bahwa ada  dua puluh tiga orkestra lain yang menyanyikan yang sama. Dia berkata,  “Saya  pikir saya menyaksikan kemuliaan Tuhan,” saat dia menuliskan musik yang  tidak  ada taranya itu lebih dari tiga ratus tahun lalu. &lt;/span&gt;Jadi, hari  Minggu  berikutnya, kita akan mencari yang lain. Kita punya sukacita luar biasa  untuk  menikmati bersama jam-jam ini di First Baptist Church of Dallas dengan  ribuan  orang lewat televisi kabel, yang ada di stasiun di sini di Metroplex,  dan yang  di radio menyembah bersama-sama dengan kami. &lt;span lang="SV"&gt;Ini adalah  pendeta  Gereja yang membahas salah satu teks dan subyek yang berkaitan dengan  kehidupan  kita di hadapan Tuhan.&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Judul renungan ini adalah &lt;b&gt;SUDAHKAH  ANDA  MENERIMA ROH KUDUS?&amp;nbsp; &lt;/b&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Ini merupakan sebuah eksposisi  dari  ketujuh ayat pertama dari Pasal 19 Kisah Para Rasul.&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Dalam  renungan kita  mengenai Kisah Para Rasul, kita telah sampai pada Pasal 19. Dan ini  adalah awal  dari tiga volume khotbah yang akan dicetak dalam paparan dari bagian  Inji yang  hebat dan bermanfaat ini. &lt;span lang="SV"&gt;Di pekan berikutnya, akan  dipublikasikan bagi kita volume pertama mengenai Kisah Para Rasul.&amp;nbsp; &lt;/span&gt; Cetakan tersebut akan mencakup delapan pasal pertama. Ada empat puluh -  empat  puluh tujuh ayat dalam buku tersebut. &lt;span lang="SV"&gt;Maka, minggu  berikutnya,  saya akan mengirimkan pesan berisi pasal sembilan sampai dengan pasal  delapan  belas. Dan ada empat puluh dua khotbah – empat puluh dua bab dalam Buku  tersebut.&amp;nbsp; Dan hari ini, kita memulai volume ketiga yang diawali dengan  Pasal 19  Kisah Para Rasul.&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Dengan segenap hati, saya ingin agar khotbah malam ini  dan  khotbah pagi ini bisa disampaikan pada saat bersamaan – karena keduanya  adalah  dua bagian dari satu kesatuan.&amp;nbsp; Khotbah malam ini berjudul: &lt;b&gt;MURID  YOHANES  PEMBAPTIS&lt;/b&gt;, dan kedua khotbah ini, baik yang malam maupun yang pagi  ini,  harusnya dilakukan bersama-sama. Tapi, karena kurangnya waktu, tidak ada   kesempatan bagi saya untuk menyampaikannya sekaligus.&amp;nbsp; Akan menjadi satu  mujizat  jika saya bisa menyelenggarakan kebaktian bahkan menyampaikan separuh  dari pesan  ini. &lt;/span&gt;Sekarang, mari kita baca nats kita.&amp;nbsp; Ketujuh ayat yang  memulai Pasal  19 dari Kisah Para Rasul.&amp;nbsp; “Dan terjadilah bahwa Apolos masih di  Korintus” [Kis  19:1].&amp;nbsp; Sekarang orang Alexandria hebat ini merupakan salah seorang  murid  Yohanes Pembaptis; artinya, dia adalah seorang murid dari seorang  murid—murid  dari Yohanes Pembaptis.&amp;nbsp; Pergerakan ini berlanjut selama bertahun-tahun.  Sat ini  ada murid-murid Yohanes Pembaptis.&amp;nbsp; &lt;span lang="SV"&gt;Pergerakan ini  berlanjut  setelah Baptist, meskipun Tuhan tidak memaksudkannya demikian.&amp;nbsp;  Pegerakan ini  sifatnya paralel. Terjadi secara seiring – pergerakan umat Kristen dan  pergerakan Yohanes Pembaptis.&amp;nbsp; Kehendak Tuhan adalah bahwa pergerakan  Yohanes  Pembaptis dimasukkan ke dalam pergerakan Kristen. Tetapi akhirnya tidak  terjadi  seperti itu.&amp;nbsp; Mereka berjalan secara paralel.&amp;nbsp; Orang Alexandria yang  brilian  bernama Apollos ini merupakan murid dari seorang murid bernama Yohanes  Pembaptis.&amp;nbsp;Dan ini memperkenalkan kita pada dua belas orang yang juga  ada di  Efesus, menyeberangi Laut Mediterania, yang merupakan murid dari sang  murid  bernama Yohanes Pembaptis.&amp;nbsp; Jadi ini diperkenalkan oleh.&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Verdana,sans-serif; margin-left: 72pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Dan terjadilah, ketika Apolos masih di Korintus, Paulus  sudah  menjelajah daerah-daerah pedalaman dan tiba di Efesus. &lt;/span&gt;Di situ  didapatinya beberapa orang murid. Katanya kepada mereka: ”Sudahkah kamu  menerima  Roh Kudus, ketika kamu menjadi percaya? &lt;span lang="SV"&gt;Akan tetapi  mereka  menjawab dia: “Belum, bahkan kami belum pernah mendengar, bahwa ada Roh  Kudus.”  Lalu kata Paulus kepada mereka: ”Kalau begitu dengan baptisan manakah  kamu telah  dibaptis?” &lt;/span&gt;Jawab mereka: ”Dengan baptisan Yohanes.” Kata Paulus:  “Baptisan Yohanes adalah pembaptisan orang yang telah bertobat, dan ia  berkata  kepada orang banyak, bahwa mereka harus percaya kepada Dia yang datang  kemudian  daripadanya, yaitu Yesus. Ketika mereka mendengar hal itu, mereka  memberi diri  mereka dibaptis dalam nama Tuhan Yesus. Dan ketika Paulus menumpangkan  tangan di  atas mereka. Turunlah Roh Kudus ke atas mereka, dan mulailah mereka  berkata-kata  dalam bahasa roh dan bernubuat. Jumlah mereka adalah kira-kira dua belas  orang [Kis  19:1-7].&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Nah,  sebagaimana anda tahu, saya yakin bahwa Firman Tuhan tidak bisa salah,  dan tidak  mungkin salah, dan merupakan wahyu dari atas.&amp;nbsp;Tetapi kadang-kadang  terjemahannya  ke dalam bahasa asing—Firman itu sendiri tidak bisa salah dan tidak  mungkin  salah—tidak sesuai dengan Firman yang diwahyukan Tuhan.&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Dan anda   memiliki satu contoh tragis dari kesalahan penerjemahan.&amp;nbsp; Versi King  James  menuliskan dalam ayat kedua, “Paulus bertanya kepada mereka: “Sudahkah  kamu  menerima Roh Kudus, ketika kamu menjadi percaya?”—artinya, ini adalah  berkat  anugerah kedua; yaitu mereka percaya dan kemudian, di waktu selanjutnya,  mereka  menerima Roh Kudus seakan-akan ada dua insiden berbeda dalam kehidupan  dua belas  murid Yohanes Pembaptis ini.&amp;nbsp; &lt;span lang="SV"&gt;Dan ini telah menimbulkan  banyak  kesalahan dan bidat dan salah paham karena satu salah penerjemahan yang  terjadi  dalam kisah kekristenan.&amp;nbsp; Tidak ada petunjuk sedemikian yang dibuat  dalam Injil,  dan memang bukan ini yang ada di teks aslinya.&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Sekarang, kita akan menerjemahkannya persis seperti yang   diwahyukan Tuhan: &lt;i&gt;pneuma hagion&lt;/i&gt;—&lt;span style="background: none repeat scroll 0% 0% rgb(142, 202, 251);"&gt;Roh  Kudus&lt;/span&gt;; &lt;i&gt;elabete&lt;/i&gt;.&amp;nbsp; Ini adalah kata kerja aorist kedua dari &lt;i&gt; lambano&lt;/i&gt;—berarti “menerima”—dan aorist adalah satu titik waktu.&amp;nbsp; “&lt;span style="background: none repeat scroll 0% 0% rgb(142, 202, 251);"&gt;Roh  Kudus&lt;/span&gt;, apakah kamu menerimanya [di masa lalu]?”&amp;nbsp; Apakah kamu  menerimanya  [di masa lalu]? &amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;Pisteusantes&lt;/i&gt;. &amp;nbsp;&lt;span lang="SV"&gt;Ini juga  merupakan  bentuk ‘participle’ aoristic pertama; &amp;nbsp;pada saat engkau percaya [di masa  lalu].&amp;nbsp;  “Pada saat engkau percaya [di masa lalu], apakah engkau menerima Roh  Kudus?”  &amp;nbsp;Secara bersamaan; pada saat yang sama engkau percaya, apakah engkau  menerima  Roh Kudus?&amp;nbsp; Tidak ada hal sedemikian dalam Injil, teks nya tidak  mengatakan  demikian. Satu kali engkau diselamatkan, engkau dilahirkan kembali,  engkau  percaya, engkau percaya pada Tuhan, dan engkau menjadi seorang Kristen;  dan  kemudian, pada suatu waktu setelahnya atau di kemudian hari, atau di  suatu waktu  berbeda, engkau menerima berkat anugerah kedua.&amp;nbsp; Itu tidak pernah  terjadi. Tidak  ada doktrin seperti ini pernah didapati dalam Firman Tuhan.&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Saya  telah  menerjemahkannya persis sebagaimana Roh Kudus telah menuliskannya.&amp;nbsp;&lt;span lang="SV"&gt;Secara  bersamaan, pada titik waktu yang sama, &lt;i&gt;elabete&lt;/i&gt;, aorist selalu  merupakan  satu titik waktu.&amp;nbsp;Pada titik waktu itu, &lt;i&gt;elabete&lt;/i&gt;, apakah engkau  menerima  Roh Kudus?&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Titik waktu mana?&amp;nbsp; Aorist lain; pada titik waktu itu  saat  engkau percaya.&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Terkadang,   dalam versi-versi ini, anda akan menemukan kata-kata dalam bahasa kita  yang  sama-sekali tidak ada dalam Firman Tuhan orisinil. &lt;span lang="SV"&gt;Dan  itu  selalu menciptakan reaksi yang tragis, Ambil contoh, 1 Yohanes 3:9:  ”Setiap  orang yang lahir dari Allah, tidak berbuat dosa lagi; . . . dan ia tidak  dapat  berbuat dosa, karena ia lahir dari Allah.”&amp;nbsp; Dan dari kesalahan  penerjemahan itu  muncullah doktrin pengudusan tertinggi dan lengkap dan akhir dalam hidup   ini—karena tidak mungkin bagi kita untuk hidup tidak melakukan dosa,  sepenuhnya  sempurna. Tidak ada doktrin sedemikian pernah diajarkan dalam Injil;  secara  manusiawi itu juga tidak mungkin.&amp;nbsp; Injil adalah Kitab yang paling nyata  dan  paling bisa dialami dalam hidup dari semua Kitab lainnya. Apa yang anda  dapati  dalam kehidupan, anda akan menemukannya dalam Injil. Dan apa yang anda  temukan  dalam Injil, anda akan menemukannya dalam kehidupan. Anda tidak akan  pernah  menjadi sempurna—dalam arti, tidak bisa lagi berbuat dosa.&amp;nbsp; Anda tidak  akan  pernah dikuduskan dalam tubuh manusiawi ini—tubuh maut ini.&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Dan  memang  tidak tertulis demikian.&amp;nbsp; Apa yang dituliskan di sini adalah ini:  “Siapapun yang  lahir dari Tuhan, &lt;i&gt;poiei&lt;/i&gt;—&lt;i&gt;poiei&lt;/i&gt;; present indicative  active—“tidak  mempraktekkan dosa.”&amp;nbsp; &lt;span lang="SV"&gt;Dan dia tidak dapat, &lt;i&gt;hamartanein&lt;/i&gt;;   artinya present infinitive—“dan dia tidak dapat terus mempraktekkan  dosa.&amp;nbsp;  Karena dia lahir dari Tuhan.”&amp;nbsp; Saat seorang manusia memberikan dirinya  untuk  praktek kejahatan, dia tidak diselamatkan. &lt;/span&gt;Inilah yang dikatakan  Injil.  Engkau akan mengetahuinya dari buahnya. Tuhan kita berikrar. Dan teks  ini tidak  pernah mengatakan bahwa kita tidak akan bisa berbuat dosa—sempurna dalam  hidup  ini. Anda tidak akan pernah bisa. Dan anda akan kecewa jika anda pikir  anda bisa  melakukannya. Inilah sebabnya mengapa kita perlu mencuci kaki kita,  seperti  dikatakan Tuhan kita setiap hari: “Barang siapa telah mandi, ia tidak  usah  membasuh diri lagi selain membasuh kakinya, karena ia sudah bersih  seluruhnya” [Yohanes  13:10].&amp;nbsp; Artinya, kita diselamatkan oleh Roh Tuhan—dilahirkan kembali;  tetapi  saat kita menjalani kehidupan di dunia ini, kaki kita menjadi kotor.&amp;nbsp;  Dan anda  tidak bisa menghindarinya. Bagaimanapun anda mencoba untuk tidak  melakukan  kesalahan dan kesilapan dan kekurangan dan kedagingan dan dosa, itu ada  bersama  kita, dan akan ada sampai Tuhan memberikan tubuh baru dan tubuh yang  dibangkitkan kembali kepada kita. Tetapi apa yang dituliskan penulis,  apa yang  dituliskan Yohanes dalam perikop ini adalah bahwa, praktek dosa dalam  kehidupan  seorang manusia adalah sebuah pengakuan berbeda, penggambaran bahwa dia  tidak  diselamatkan. Dia tidak dilahirkan kembali.&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Anda memiliki sebuah kata tragis selain yang ditambahkan  Versi  King James kepada Pasal 16 Kitab Markus.&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Markus belum selesai. &lt;span lang="SV"&gt;Manuskrip yang kita miliki dalam Markus sudah tercerai  berai.&amp;nbsp;  Kitab itu tidak selesai.&amp;nbsp; Bagian a&lt;/span&gt;khir kitab itu hilang—hilang  dari  awalnya. &amp;nbsp;&lt;span lang="SV"&gt;Sekarang telah ada empat puluh lusin upaya  untuk  menyelesaikan Kitab Markus.&amp;nbsp; Salah satu akan anda temukan dalam Versi  Injil King  James.&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Dimulai di Ayat Sembilan sampai ke bawah. Tidak  seorangpun tahu  siapa yang menulisnya. Ini merupakan satu upaya untuk menyelesaikan  Injil  Markus. Tetapi itu tidak diwahyukan Tuhan. Tuhan tidak pernah menulis  demikian. &lt;span lang="SV"&gt;Dan artinya dimana anda menemui kelompok pawang ulang  yang  menemukannya di sana bahwa mereka akan menangani ular, dan itu tidak  akan  mengganggu mereka.&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Dan ini sedih dan tragis. Tetapi dari semua  salah  penerjemahan dalam Injil, tidak ada yang memunculkan bidat dan salah  pemahaman  terhadap pikiran Tuhan sebagaimana nats kita pagi ini.&amp;nbsp; Diterjemahkan di  sini,  “sudahkah anda menerima Roh Kudus sejak anda percaya,” seolah-olah ini  merupakan  karya anugerah kedua.&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;“Saat anda berbalik”—saat anda diselamatkan—“pada titik  waktu  mana anda menerima Roh Kudus?” &amp;nbsp;Tentu saja, ini yang akan menjadi kotbah  saya  hari ini.&amp;nbsp; “Akan tetapi mereka menjawab dia: “Belum, bahkan kami belum  pernah  mendengar bahwa ada &lt;span style="background: none repeat scroll 0% 0% rgb(142, 202, 251);"&gt;Roh Kudus&lt;/span&gt; atau  tidak” [Kis 19:2].&amp;nbsp; Saat Tuhan melihat kedua belas murid itu—itu  merupakan satu  kongregasi kecil, satu kawanan kecil—dan saat Paulus memandang mereka,  segera  dia bisa merasakan, karena dia adalah seorang yang peka secara  spiritual, dia  merasakan kurangnya, adanya cacat dalam iman mereka.&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Ada  kekurangan pada  mereka.&amp;nbsp; &lt;span lang="SV"&gt;Jadi dia bertanya kepada mereka, “Saat kamu  berbalik,  saat kamu diselamatkan, apakah kamu menerima Roh Kudus?&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Tidak.&amp;nbsp;  Kami  belum pernah mendengar tentang Roh Kudus.&amp;nbsp; Segera terungkap pada Rasul  apa yang  dia curigai.&amp;nbsp; Karena regenerasi adalah satu karya Roh Kudus Tuhan.&amp;nbsp; Kita   dilahirkan kembali oleh Roh Kudus Tuhan.&amp;nbsp; &lt;span lang="SV"&gt;Artinya  bagaimana kita  diselamatkan; dan tidak pernah dari kuasa Roh Kudus yang  melahirbarukan.&amp;nbsp; Pasal  3 Yohanes mengajar kita, “Jika seorang tidak dilahirkan kembali—&lt;i&gt;anothen&lt;/i&gt;—”;   jika seseorang tidak dilahirkan kembali oleh Roh Kudus; dia tidak dapat  masuk.&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Dia bahkan tidak dapat melihat kerajaan Allah [Yohanes 3:3].&amp;nbsp; &lt;span lang="SV"&gt;Di Pasal 8 Kitab Roma, Rasul Paulus menulis, “Tetapi  jika  seseorang tidak memiliki roh Kristus, ia bukan milik Kristus [Roma  8:9].&amp;nbsp;  Regenerasi kita, kehidupan Kristen kita tidak dapat ditawar lagi,  terikat dengan  yang di atas—satu dengan hadirat dan kuasa Roh Kudus.&amp;nbsp; Keduanya satu;  tidak  pernah terpisah.&amp;nbsp; Kedua nya adalah satu dan merupakan hal yang sama.&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Dan   tidak ada yang salah dalam hal itu.&amp;nbsp; &lt;span lang="SV"&gt;Anda tidak perlu  tersandung  saat ada atau tidak ada Roh Kudus dalam kehidupan seseorang.&amp;nbsp; Ini tidak  akan  bisa salah.&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Roh  Kudus  adalah api.&amp;nbsp; Roh Kudus adalah nyala.&amp;nbsp; Roh Kudus membakar. Dan anda tidak  bisa  menyalakan api. Api tidak lah seperti benda lain di bumi. &lt;span lang="SV"&gt;Tidak  ada yang bisa dibandingkan dengan bumi.&amp;nbsp; Tidak sesuatupun yang bisa  dibandingkan  dengannya.&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Api tidak mirip dengan lain. &lt;span lang="SV"&gt;Anda  bisa  melukisnya dengan indah, tetapi anda tidak bisa dihangatkan oleh kanvas  itu, dan  kanvas itu tidak terbakar, dan kanvas itu tidak membakar—sedangkan api  membakar.&amp;nbsp; Satu kali saya mendengar seekor monyet peliharaan kecil  melarikan  diri dari pemiliknya. &lt;/span&gt;Saat itu musim dingin, dan monyet itu  kedinginan.  Memanjat di satu sisi tembok, hewan kecil itu memandang ke dalam rumah,  dan ada  api besar di perapian. Hewan kecil itu berlari mengitari rumah dan  mendapatkan  satu lubang, masuk ke dalam, berlari ke ruang dimana ada nyala api di  perapian,  dan menaruh tangannya di depan api untuk menghangatkan dirinya.&amp;nbsp; Pada  akhirnya,  hewan itu mati membeku. Ternyata itu adalah api yang dilukis di sebuah  layar  yang menutup perapian itu.&amp;nbsp; Api tidak seperti benda lain. Api membakar  dan  menyala. Api punya panas dan kekuatan dan kemampuan.&amp;nbsp; Rahasia alam  semesta ini  adalah api.&amp;nbsp; &lt;span lang="SV"&gt;Matahari yang menyala dan semua planet yang   mengitarinya, membawa kehidupan, dan kehangatan, dan cahaya. &lt;/span&gt;Rahasia  iman  Kristen tidak kurang dari itu. Ada nyala Roh Kudus di dalamnya.  &amp;nbsp;Dicurahkan atas  kita saat Pentakosta, Roh Tuhan, Roh yang membakar—menyalakan [nya] dan  menghilangkan keegoisan kita, membakar kedagingan kita, membakar semua  ketidaksenonohan dalam hidup kita, mengubur dosa kita, membawa kita  kepada Yesus.&amp;nbsp;  Pembakaran kudus oleh Roh Tuhan memuliakan Tuhan dalam kita, dan satu  waktu akan  memuliakan kita, membebaskan kita, dan membangkitkan kita pada kemuliaan  seperti  Juru Selamat kita, Tuhan Yesus.&amp;nbsp;Dan kita telah mendapatkan-Nya  sepenuhnya sejak  Pentakosta.&amp;nbsp; Roh Tuhan—seluruh Roh Kristus dicurahkan atas kita.&amp;nbsp; Saya  menerima  Dia seutuhnya.&amp;nbsp; &lt;span lang="SV"&gt;Sekarang saya harus memberikan diri saya   kepada-Nya, agar Dia memiliki saya seutuhnya.&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Sudahkah anda  menerima Roh  Kudus?&amp;nbsp; Saat engkau percaya, saat engkau dilahirkan kembali?&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Jika Paulus akan berdiri di atas mimbar ini, atau jika  dia ke  sini untuk mengunjungi anda, dan berdiri di mimbar ini, dan dia  memandang kita,  atau mengunjungi rumah anda, dia memandang pada anda.&amp;nbsp; Dan Dia melihat  anda, dan  Dia mendengar anda akankah Dia menanyakan pertanyaan yang sama?&amp;nbsp; Apakah  engkau  menerima Roh Kudus Tuhan saat anda dilahirkan kembali?&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Saat  engkau  diselamatkan?&amp;nbsp; Saat engkau percaya? Apakah demikian? &lt;span lang="SV"&gt;Karena   dalam hal lain yang kita alami dalam hidup kita, tidak ada regenerasi,  tidak ada  kelahiran kembali dari surga.&amp;nbsp; Tidak ada kelahiran kembali. Tidak ada  seorang  Kristen yang terpisah dari kuasa Roh Kudus yang melahirbarukan, tidak  pernah.  Orang-orang ini adalah para murid Yohanes Pembaptis – luar biasa. Tetapi  menjadi  seorang murid dan pengikut pengkotbah Baptis besar bukanlah merupakan  keselamatan.&amp;nbsp; Dia mengkotbahkan pertobatan, tetapi reformasi kita tidak  menyelamatkan kita. Kita bisa direformasi, dan terhilang. Dia memberikan  kepada  kita tanda besar reformasi dan pertobatan; yaitu baptisan air—Dicelupkan  dalam  air.&amp;nbsp; Tetapi saya bisa dibaptiskan dalam air dan tetap masih bisa  terhilang. &lt;/span&gt;Seluruh pergerakan Yohanes Pembaptis adalah asketik.&amp;nbsp; &lt;span lang="SV"&gt; Asketik adalah penarikan diri dari dunia, dan penyangkalan diri dari  keduniawian, kedagingan dunia.&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Dan saya bisa menjadi seorang  asketik.&amp;nbsp;  Dan saya bisa menarik diri dari dunia. &lt;span lang="SV"&gt;Dan mencoba diri  untuk  disalibkan dan saya bisa mengobc untuk menghancurkan benih hasrat dalam  diri  saya. Seperti para penganut Buddhisme yang mencoba mencari Nirvana, saya  bisa  melakukan itu semua.&amp;nbsp; Saya bisa menjalani kehidupan asketik biara dan  tetap saya  masih belum diselamatkan – masih terhilang. &lt;/span&gt;Saya bisa hidup  bersungguh-sungguh. Saya bisa hidup cermat. Saya bisa mengabdikan diri.  Saya  bisa mematuhi semua hukum – berupaya sekuat mungkin, dan masih  terhilang. &lt;span lang="SV"&gt;Tidak ada yang bisa aku lakukan dengan kepatuhan pada  hidup  benar dan hukum, dan kepatuhan akan perintah yang bisa membebaskan jiwa  saya  dari maut.&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Jika seorang manusia bisa diselamatkan oleh hukum,  berarti  seluruh pengorbanan dan penyaliban dan penderitaan Kristus—semua itu  tidak  berguna.&amp;nbsp; Karena saya tidak dapat menyelamatkan diri saya sendirilah  Yesus  datang untuk menyelamatkan saya. Dan karena saya tidak bisa  melahirbarukan diri  saya sehingga Roh Kudus Tuhan melahirbarukan saya.&amp;nbsp; Dan inilah yang  sesungguhnya  disebut oleh Injil sebagai baptisan &lt;span style="background: none repeat scroll 0% 0% rgb(142, 202, 251);"&gt;Roh Kudus&lt;/span&gt;.&amp;nbsp;  Saat saya diselamatkan, saat saya dilahirkan kembali, saya dibaptiskan  oleh Roh  Kudus.&amp;nbsp; Apa yang anda maksud dengan itu? Ini adalah cara Firman Tuhan  menyampaikan doktrin ini – pengajaran ini.&amp;nbsp; Ada sebuah nubuatan Yohanes  Pembaptis yang baru saja kita baca, bahwa akan datang Seseorang yang  akan  membaptiskan kamu dengan Roh Kudus, dan dengan api” [Matius 3:11].&amp;nbsp; Dan  persis  sebelum kenaikannya ke surga, Tuhan berkata, “Engkau harus tinggal di  Yerusalem  karena tidak lama lagi,” menurut nubuatan Yohanes Pembaptis, “kamu akan  dibaptiskan dengan Roh Kudus” [Kis 1:3, 5].&amp;nbsp; Dan saat Tuhan naik ke  surga,  mereka menantikan janji Bapa, yaitu, pencurahan Roh Tuhan—baptisan Roh  Tuhan.&amp;nbsp;  Dan saat Pentakosta—berkat surgawi Tuhan Yesus Kristus dicurahkan di  tengah-tengah kita.&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Dalam konteks ini, Yesus adalah Pembaptis.&amp;nbsp;  Dan Dia  membaptiskan kita dengan Roh Kudus.&amp;nbsp; Berkat surgawi itu disebut “janji  Bapa”;  artinya, Bapa berkata kepada Tuhan Yesus, “Engkau diinkarnasikan,  mengambil  bentuk tubuh manusia untuk berkorban; mati di kayu salib untuk dosa  dunia;  disalibkan untuk membenarkan mereka; Engkau menderita dalam anugerah  penebusan  dosa; dan Aku berjanji kepada-Mu bahwa Aku akan mencurahkan Roh Tuhan  atas  manusia.”&amp;nbsp; Itulah janji Bapa.&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Jadi  saat  Tuhan Yesus mati dan disalibkan dan dikuburkan, dan dibangkitkan, saat  Dia naik  ke surga, Tuhan menepati janji-Nya—disebut baptisan &lt;span style="background: none repeat scroll 0% 0% rgb(142, 202, 251);"&gt;Roh  Kudus&lt;/span&gt;, berkat surgawi dari Kristus.&amp;nbsp;  Dan saat Dia naik ke surga—untuk menggenapi nubuatan Yohanes, untuk  menggenapi  janji Bapa kepada Anak—Dia mencurahkan kepenuhan Roh Tuhan atas bumi  pada hari  Pentakosta.&amp;nbsp; Dalam konteks ini, Yesus adalah seorang Pembaptis dan Dia  membaptiskan segenap dunia ini dengan mencurahkan kuasa lahirbaru, nyala  Roh  Kudus.&amp;nbsp; &lt;span lang="SV"&gt;Sejak saat itu—sejak Pentakosta, adalah Roh  Kudus yang  membaptiskan kita ke dalam tubuh Kristus.&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Paulus menyatakan dalam I Korintus 12:13, “oleh satu Roh  kamu  semua dibaptiskan ke dalam [satu tubuh]”—yaitu tubuh Kristus.&amp;nbsp; Artinya,  saat  kita percaya—saat kita dilahirkan kembali, saat kita diselamatkan—Roh  Kudus  Tuhan menambahkan kita kepada tubuh Kristus.&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Dan kita semua  merupakan  anggota tubuh Kristus. &amp;nbsp;&lt;span lang="SV"&gt;Beberapa dari kita, kata  Paulus—adalah  seperti mata, beberapa seperti kaki, beberapa seperti kepala, beberapa  seperti  telinga.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;Kita tidak semua adalah kaki. Kita tidak semua adalah  tangan.  Kita tidak semua adalah mata. &lt;span lang="SV"&gt;Semua kita telah  ditambahkan ke  tubuh Kristus, dan kita semua melengkapi tubuh Tuhan.&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Itulah  baptisan &lt;span style="background: none repeat scroll 0% 0% rgb(142, 202, 251);"&gt;Roh  Kudus&lt;/span&gt;.&amp;nbsp; &lt;span lang="SV"&gt;Bilamana  kamu mengajarkan Injil dengan benar, setiap doktrin akan terjalin  seperti sebuah  mosaik yang indah.&amp;nbsp; Dan itulah sebabnya mengapa Injil mengajar kita  bahwa bila  seseorang benar-benar dilahirkan kembali dan diselamatkan, dia selamanya   diselamatkan.&amp;nbsp; Tidak ada hal seperti menambahkan tangan ke tubuh  seseorang,  kemudian mencabutnya, kemudian menambahkannya kembali, dan kemudian  mencabutnya  lagi, dan kemudian menambahnya lagi.&amp;nbsp; Anda tidak menambahkan kaki anda  ke tubuh  anda dan kemudian memotongnya dan kemudian memasangnya kembali.&amp;nbsp; Anda  tidak  diselamatkan lalu terhilang lalu diselamatkan lalu terhilang lalu  diselamatkan  lalu terhilang.&amp;nbsp; Jika seseorang pernah dilahirkan kembali, benih itu  tetap  berdiam dalam dia.&amp;nbsp;Dia selamanya diselamatkan dan dia mendapatkan hidup  abadi.&amp;nbsp;  Dan kehidupan itu termanifestasi, dan itulah yang akan dibahas sejenak  lagi  dalam kotbah berikutnya. Kehidupan itu termanifestasi oleh hadirat dan  karya,  dan bukti adanya Roh Kudus secara luar biasa dalam hidupnya.&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Jadi, bila seseorang dibaptiskan oleh Roh Kudus Tuhan,  dia  dibaptiskan pada satu titik waktu. Pada titik itu saat dia dilahirkan  kembali,  dia ditambahkan ke tubuh Kristus. &lt;/span&gt;Dan kemudian , setelah itu ada  pemenuhan, dunia tanpa akhir. Saat ini memuji Tuhan – penuh dengan Roh  Kudus.&amp;nbsp; &lt;span lang="SV"&gt;Kebaktian yang luar biasa, Tuhan memberkati kita dengna  curahan  Roh anugerah dan sukacita dan kedamaian dan glori – berlipat kali  ganda.&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2664472285041213475-501390973182306252?l=impactingallgeneration.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://impactingallgeneration.blogspot.com/feeds/501390973182306252/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://impactingallgeneration.blogspot.com/2010/03/sudahkah-anda-menerima-roh-kudus.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2664472285041213475/posts/default/501390973182306252'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2664472285041213475/posts/default/501390973182306252'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://impactingallgeneration.blogspot.com/2010/03/sudahkah-anda-menerima-roh-kudus.html' title='Sudahkah Anda Menerima Roh Kudus'/><author><name>IMAGE Crew</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14670465859354423052</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://3.bp.blogspot.com/_z8eTxiPm2P4/S43ZaBDXcCI/AAAAAAAAAAM/bLyGFGPUC-8/S220/IMAGE.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2664472285041213475.post-2470636362561796197</id><published>2010-03-22T11:04:00.000+07:00</published><updated>2010-03-22T11:04:31.869+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan'/><title type='text'>"Bandeng Presto"</title><content type='html'>&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Baca : Ibrani 12 :1-11&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Ikan bandeng memiliki daging yang lezat. Namun, sayangnya memiliki  tulang dan duri yang susah dipisahkan dari dagingnya. Salah satu cara  mengatasi masalah ini adalah dengan mengolah bandeng menjadi bandeng  presto. Bandeng diolah dengan pressure cooker, alat masak yang bekerja  dengan memberikan tekanan tinggi. Tekanan ini telah diatur sedemikian  rupa, sehingga tulang dan duri bandeng tersebut bisa menjadi lunak,  tetapi dagingnya sendiri tidak rusak. Kita pun dapat menikmati daging  bandeng yang lezat tanpa harus terganggu dengan tulang dan durinya lagi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Mirip dengan ikan bandeng, ada juga banyak “tulang dan duri” dalam  diri kita yang membuat hidup kita tidak menyenangkan bagi Tuhan. Mungkin  “tulang dan duri” itu berupa kesombongan, kekurangpercayaan, kekerasan  hati, pola pikir yang salah, dan sebagainya. Maka, kerap kali Tuhan  harus mengatasinya dengan “memasukkan” kita untuk sementara waktu ke  dalam “pressure cooker”, yakni situasi hidup yang membuat stres. Tentu  dengan “takaran tekanan” yang sudah Dia atur, sehingga tidak akan  melebihi kemampuan kita untuk menanggungnya. Cukup kuat untuk  “melunakkan duri” alias membentuk kita, tetapi tidak sampai membuat kita  hancur.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Apabila saat ini kita sedang berada dalam situasi yang menekan, yang  membuat kita stres, jangan menyerah. Tetaplah beriman kepada-Nya.  Bahkan, pakai kesempatan ini untuk merenung dan mencari apa yang Dia  ingin kita ubah dalam diri kita. Lalu jalani dengan kesabaran dan  ketekunan. Agar melalui proses ini, kita menjadi pribadi yang lebih baik  dan memuliakan Tuhan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;strong&gt;TEKANAN HIDUP DIBERIKAN DALAM TAKARAN YANG CUKUP AGAR KITA  DIBENTUK MENJADI SAKSI YANG HIDUP&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2664472285041213475-2470636362561796197?l=impactingallgeneration.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://impactingallgeneration.blogspot.com/feeds/2470636362561796197/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://impactingallgeneration.blogspot.com/2010/03/bandeng-presto.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2664472285041213475/posts/default/2470636362561796197'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2664472285041213475/posts/default/2470636362561796197'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://impactingallgeneration.blogspot.com/2010/03/bandeng-presto.html' title='&quot;Bandeng Presto&quot;'/><author><name>IMAGE Crew</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14670465859354423052</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://3.bp.blogspot.com/_z8eTxiPm2P4/S43ZaBDXcCI/AAAAAAAAAAM/bLyGFGPUC-8/S220/IMAGE.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2664472285041213475.post-9053541206204743681</id><published>2010-03-20T14:24:00.001+07:00</published><updated>2010-03-22T11:05:00.539+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan'/><title type='text'>Panggilan Untuk Bertobat</title><content type='html'>&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif; font-size: small;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Baca : Yehezkiel 18 :30&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Mengapa bila Allah dalam Yesus telah menyediakan anugerah  keselamatan, kita tetap dituntut untuk bertobat? Bukankah anugerah  berarti kita membawa segala kegagalan kita dan tanpa andil apa pun  menerima keselamatan dari-Nya? Apakah anugerah Allah dan pertobatan kita  tidak menjadi kontradiksi?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Kita perlu mengerti bahwa Allah sendiri “bertobat” dalam sikap-Nya  terhadap dosa manusia. Akar kata bertobat (bhs. Ibr.) berarti menyesal,  mengeluh, meratap. Allah bukan Allah yang tidak terpengaruh dan tidak  peduli tentang kejahatan manusia, serta bagaimana kejahatan itu merusak  kehidupan manusia. Alkitab mengungkapkan berbagai reaksi emosional Allah  terhadap dosa. Yaitu penyesalan-Nya tentang kondisi manusia yang  menyimpang dari yang Ia kehendaki, dan penyesalan yang membuat Ia  bertekad untuk tidak membiarkan proses kehancuran itu tetap berlangsung.  Inilah yang sesungguhnya melahirkan anugerah Allah kepada manusia.  Anugerah-Nya menginginkan manusia berubah!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Bertobat berarti berubah. Berubah sikap terhadap Allah dan terhadap  dosa. Semua dosa adalah perlawanan kepada Allah. Ketika kita berdosa  kita menantang, mengejek, dan menolak Allah dari hidup kita. Orang yang  berdosa menyerahkan hasrat dan cintanya kepada sesuatu yang bukan  kehendak Allah. Semua ini kita tinggalkan. Kita bertobat, berubah sikap  terhadap Allah, tentang dosa, dan tentang hasrat dosa kita! Bertobat  juga berubah arah dalam perjalanan hidup kita. Berubah sikap  menghasilkan perubahan orientasi hidup. Pikiran, kehendak, perasaan,  penilaian, imajinasi dan arah perhatian kita tidak lagi berporoskan “aku  dengan hasrat-hasratnya yang salah” tetapi Allah, kehendak dan  kebenaran-Nya. Bertobat berarti berubah perilaku. Perpalingan orientasi  hidup membuat perjalanan kehidupan keseharian kita berubah arah dan isi!  Dalam perpalingan menyeluruh yang terus berproses nyata, kita menjalani  kehidupan ke arah Allah, perjalanan hidup baru!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Pertobatan kita sesungguhnya adalah merespons anugerah Allah.  Anugerah yang memanggil kita untuk bertobat, kini memberdayakan orang  yang menyambut panggilan itu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2664472285041213475-9053541206204743681?l=impactingallgeneration.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://impactingallgeneration.blogspot.com/feeds/9053541206204743681/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://impactingallgeneration.blogspot.com/2010/03/panggilan-untuk-bertobat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2664472285041213475/posts/default/9053541206204743681'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2664472285041213475/posts/default/9053541206204743681'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://impactingallgeneration.blogspot.com/2010/03/panggilan-untuk-bertobat.html' title='Panggilan Untuk Bertobat'/><author><name>IMAGE Crew</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14670465859354423052</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://3.bp.blogspot.com/_z8eTxiPm2P4/S43ZaBDXcCI/AAAAAAAAAAM/bLyGFGPUC-8/S220/IMAGE.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2664472285041213475.post-3970870447094975572</id><published>2010-03-20T10:09:00.002+07:00</published><updated>2010-03-22T11:05:43.740+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan'/><title type='text'>Dimulai Dari Diri Sendiri</title><content type='html'>&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif; font-size: small;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Baca : Kejadian 27 : 30-36&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Ayat Mas: &lt;i&gt;Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat  kepadamu,  perbuatlah demikian juga kepada mereka. Itulah isi seluruh  hukum Taurat  dan kitab para nabi.&lt;/i&gt; Matius 7:12&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&amp;nbsp;Penipu dan pengecut. Awalnya, Yakub jelas bukan tokoh Alkitab favorit  saya. Akan tetapi, ternyata ia mengajarkan saya sebuah filosofi hidup  yang penting: setiap perbuatan memiliki konsekuensi yang akan kembali  pada kita; entah perbuatan baik, atau pun perbuatan buruk. Dalam kalimat  yang lain, seperti yang dikatakan Paulus, “Apa yang ditabur, itu juga  yang dituai.”&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Pengalaman hidup Yakub menunjukkan “hukum” tersebut. Pada masa muda,  Yakub menipu ayahnya, Ishak, dan kakaknya, Esau. Ternyata kemudian,  ketika ia melarikan diri dari rumahnya, ia ditipu pamannya, Laban (&lt;a href="http://alkitab.otak.info/index.php?hal=lihatPasal&amp;amp;injil=1&amp;amp;pasal=29&amp;amp;ayat=1#1" target="_blank"&gt;Kejadian 29:1-30&lt;/a&gt;). Dan bahkan di saat usianya telah  beranjak tua, ia ditipu pula oleh anak-anaknya (&lt;a href="http://alkitab.otak.info/index.php?hal=lihatPasal&amp;amp;injil=1&amp;amp;pasal=37&amp;amp;ayat=31#31" target="_blank"&gt;Kejadian 37: 31-35&lt;/a&gt;).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Maka betapa pentingnya kita menjaga sikap dan perilaku kita sendiri.  Di kemudian hari, pada masa Perjanjian Baru, Tuhan Yesus berulang kali  menekankan pentingnya memulai perbuatan baik dari diri sendiri.  Misalnya, jangan menghakimi kalau tidak mau dihakimi dengan takaran yang  sama. Salah satu yang paling terkenal tentu ucapan-Nya dalam doa Bapa  Kami: “dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga  mengampuni orang yang bersalah kepada kami.”&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Kerap kali kita frustasi ketika berada dalam situasi yang kurang  baik. Acap kali kita pusing berputar-putar mencari solusi atas  permasalahan yang menghadang. Tetapi barangkali kita lupa bahwa kunci  terpentingnya ada dalam diri kita sendiri. Seperti yang sering dikatakan  oleh orang bijak: jika kita ingin membuat dunia menjadi lebih baik,  ubahlah diri kita sendiri dulu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;Apabila segala sesuatu akhirnya kembali kepada kita apakah  yang akan kita gemakan?&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2664472285041213475-3970870447094975572?l=impactingallgeneration.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://impactingallgeneration.blogspot.com/feeds/3970870447094975572/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://impactingallgeneration.blogspot.com/2010/03/dimulai-dari-diri-sendiri.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2664472285041213475/posts/default/3970870447094975572'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2664472285041213475/posts/default/3970870447094975572'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://impactingallgeneration.blogspot.com/2010/03/dimulai-dari-diri-sendiri.html' title='Dimulai Dari Diri Sendiri'/><author><name>IMAGE Crew</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14670465859354423052</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://3.bp.blogspot.com/_z8eTxiPm2P4/S43ZaBDXcCI/AAAAAAAAAAM/bLyGFGPUC-8/S220/IMAGE.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2664472285041213475.post-8244660175238471891</id><published>2010-03-19T13:10:00.001+07:00</published><updated>2010-03-22T11:05:57.190+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan'/><title type='text'>Kencana Wingka (Pecahan Genting Yang Berharga)</title><content type='html'>&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Baca: Mazmur 127&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt; Ayat Mas: &lt;i&gt;Sesungguhnya, anak-anak lelaki adalah milik pusaka dari  pada TUHAN, dan  buah kandungan adalah suatu upah.&lt;/i&gt; Mazmur 127:3&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Wingka ialah pecahan genting, sedangkan kencana berarti emas.  Meskipun sejatinya hanya pecahan genting, ia dianggap sebagai sebungkah  kencana, emas yang amat berharga. Begitulah cara pandang orang Jawa  terhadap sosok anak. Mereka menggunakan istilah kencana wingka untuk  menggambarkan kasih sayang orangtua kepada anak mereka.  Sejelek-jeleknya, sebodoh-bodohnya, atau senakal-nakalnya si anak,  orangtua akan tetap mengasihi dan menyayanginya, bahkan jika perlu  membela kelemahannya itu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Pandangan ini mengandung kebaikan selama kita menerapkannya secara  wajar. Sayangnya, orang cenderung bersikap berlebihan. Di satu sisi,  sebagian orangtua menganggap anak sebagai kencana yang tidak boleh  dicolek sedikit pun: dimanjakan, dituruti semua permintaan dan  kemauannya, dibiarkan saja ketika melakukan pelanggaran atau tidak taat.  Di sisi lain, ada orangtua yang memperlakukan anak sebagai “wingka”,  merendahkan dan menginjak-injaknya, seperti yang terungkap dalam  berbagai kasus kekerasan di dalam rumah tangga.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Alkitab menyetujui pandangan bahwa anak itu kencana. Ya, anak adalah  karunia Tuhan yang sangat berharga. Ia pun diciptakan menurut rupa dan  gambar Allah. Namun, anak kita juga mengandung wingka, tabiat dosa yang  mencemari semua manusia. Jadi, kita sepatutnya mengasihi dan menghargai  anak tanpa mengabaikan kecenderungan berdosa yang membuatnya suka  melawan. Untuk itu, kita tidak boleh melalaikan pendidikan dan  pendisiplinan anak, yang akan membentuknya menjadi “anak panah di tangan  pahlawan”, memenuhi panggilan Tuhan bagi hidupnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;KASIH BUKAN HANYA DIUNGKAPKAN MELALUI PELUKAN NAMUN JUGA  MELALUI TEGURAN DAN DIDIKAN&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2664472285041213475-8244660175238471891?l=impactingallgeneration.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://impactingallgeneration.blogspot.com/feeds/8244660175238471891/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://impactingallgeneration.blogspot.com/2010/03/kencana-wingka-pecahan-genting-yang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2664472285041213475/posts/default/8244660175238471891'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2664472285041213475/posts/default/8244660175238471891'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://impactingallgeneration.blogspot.com/2010/03/kencana-wingka-pecahan-genting-yang.html' title='Kencana Wingka (Pecahan Genting Yang Berharga)'/><author><name>IMAGE Crew</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14670465859354423052</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://3.bp.blogspot.com/_z8eTxiPm2P4/S43ZaBDXcCI/AAAAAAAAAAM/bLyGFGPUC-8/S220/IMAGE.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2664472285041213475.post-7580099656716999003</id><published>2010-03-19T13:05:00.001+07:00</published><updated>2010-03-22T11:06:13.724+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan'/><title type='text'>Kedatangan Anak Manusia</title><content type='html'>&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;Baca: Matius 24 : 29-36&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Bagaimanakah  Tuhan Yesus akan datang untuk keduakalinya?        Kedatangan-Nya akan  bersifat universal dan diketahui oleh semua        bangsa di dunia (ayat  29-30).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Kedatangan Tuhan Yesus yang kedua membawa pesan yang berbeda dari         kelahiran-Nya di kandang Betlehem yang sederhana dan dari         kematian-Nya di kayu salib yang terkutuk. Kedatangan-Nya yang         kedua menunjukkan kemuliaan dan kekuasaan-Nya (ayat 30). Para         malaikat Tuhan akan pergi ke seluruh penjuru dunia untuk         mengumpulkan umat pilihan-Nya menyongsong Tuhan (ayat 31).         Kebenaran ini akan memberikan semangat baru bagi semua umat         percaya di dalam menghadapi Akhir Zaman dengan penuh kekuatan       dan   pengharapan, meskipun mereka harus melewati masa-masa sulit         sebelumnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Kedatangan Yesus yang kedua akan terjadi dengan segera (ayat 24) dan         pasti (ayat 25), meskipun Tuhan tidak mengisyaratkan waktunya         (ayat 36). Kesegeraan kedatangan Yesus tidak dapat disangkali         dari perikop yang kita baca pada hari ini, meskipun pesan        tersebut  tidaklah harus diartikan secara hurufiah seluruhnya.        Nampak jelas  bahwa Yesus tidak menginginkan umat-Nya lengah di        dalam  menantikan kedatangan-Nya. Bahkan Ia menjamin bahwa apa        yang Ia  firmankan pasti akan terjadi (ayat 25).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Kapan waktunya? Malaikat-malaikat di surga tidak tahu. Tuhan Yesus         menggunakan ungkapan `anak manusia’ untuk melukiskan tentang         diri-Nya sendiri, dan mengatakan bahwa Ia sendiripun tidak tahu         kapan saatnya. Hanya Allah Bapa yang mengetahuinya. Usaha-usaha         untuk meramal hari kedatangan-Nya adalah sia-sia. Sikap positif         yang dapat kita lakukan adalah berjaga-jaga dan berpegang pada         pengharapan pasti yang telah dijanjikan-Nya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Mari bersyukur untuk janji Tuhan akan kedatangan-Nya. Ia akan datang         mengumpulkan kita dalam kekuasaan dan kemuliaan-Nya. Waktunya         sudah dekat dan pasti akan segera datang!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2664472285041213475-7580099656716999003?l=impactingallgeneration.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://impactingallgeneration.blogspot.com/feeds/7580099656716999003/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://impactingallgeneration.blogspot.com/2010/03/kedatangan-anak-manusia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2664472285041213475/posts/default/7580099656716999003'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2664472285041213475/posts/default/7580099656716999003'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://impactingallgeneration.blogspot.com/2010/03/kedatangan-anak-manusia.html' title='Kedatangan Anak Manusia'/><author><name>IMAGE Crew</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14670465859354423052</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://3.bp.blogspot.com/_z8eTxiPm2P4/S43ZaBDXcCI/AAAAAAAAAAM/bLyGFGPUC-8/S220/IMAGE.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2664472285041213475.post-2731416243632391413</id><published>2010-03-16T11:35:00.003+07:00</published><updated>2010-03-16T11:36:40.892+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan'/><title type='text'>Doa Satu Menit</title><content type='html'>&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Tuhan Yesus,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Engkau telah memberi kami&lt;br /&gt;begitu banyak kesempatan untuk&lt;br /&gt;membuktikan diri kami setia.&lt;br /&gt;Dalam hubungan kami, pekerjaan kami,&lt;br /&gt;pelayanan kami, dan di masyarakat, kami&lt;br /&gt;mau untuk tetap setia dalam tanggung jawab&lt;br /&gt;yang dipercayakan kepada kami.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Saat godaan datang mendesak kami dengan kuat,&lt;br /&gt;tolonglah kami untuk ingat bahwa setia kepadaMu&lt;br /&gt;adalah karunia terbesar yang Kau ingin kami&lt;br /&gt;terapkan dalam kehidupan ini.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;MendengarMu berkata, “Bagus, hai hambaKu yang baik&lt;br /&gt;dan setia.” adalah kata-kata terindah&lt;br /&gt;yang kami harapkan akan kami terima suatu&lt;br /&gt;saat nanti ketika kami berjumpa denganMu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Bimbing kami ya Tuhan Yesus,&lt;br /&gt;agar kami tetap setia kepadaMu&lt;br /&gt;selama-lamanya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Amin.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2664472285041213475-2731416243632391413?l=impactingallgeneration.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://impactingallgeneration.blogspot.com/feeds/2731416243632391413/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://impactingallgeneration.blogspot.com/2010/03/doa-satu-menit.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2664472285041213475/posts/default/2731416243632391413'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2664472285041213475/posts/default/2731416243632391413'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://impactingallgeneration.blogspot.com/2010/03/doa-satu-menit.html' title='Doa Satu Menit'/><author><name>IMAGE Crew</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14670465859354423052</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://3.bp.blogspot.com/_z8eTxiPm2P4/S43ZaBDXcCI/AAAAAAAAAAM/bLyGFGPUC-8/S220/IMAGE.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2664472285041213475.post-6796149732905712310</id><published>2010-03-16T11:32:00.002+07:00</published><updated>2010-03-16T11:33:16.669+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan'/><title type='text'>Masalahnya Adalah Dosa</title><content type='html'>&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Baca:Nehemia 1&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Ayat Mas: &lt;i&gt;Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan  adil, sehingga Ia  akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita  dari segala  kejahatan.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;1 Yohanes  1:9&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Seberapa besar kemampuan manusia dalam menyelesaikan masalah? Manusia  memang memiliki kepintaran, sehingga sanggup menyelesaikan banyak  permasalahan yang ada di dunia. Buktinya adalah kemajuan teknologi.  Teknologi muncul karena ada masalah yang dihadapi manusia. Namun, jika  kita bertanya seberapa besar kemampuan manusia dalam menyelesaikan dosa,  jawabannya adalah tidak ada. Hanya Tuhan yang sanggup menyelesaikan  dosa manusia.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Nehemia sangat menyadari hal tersebut ketika ia harus menyelesaikan  permasalahan bangsanya. Nehemia tahu bahwa bangsanya bukan hanya  memiliki masalah secara politis, melainkan dosalah yang menjadi akar  persoalan dari kehidupan bangsanya tersebut. Oleh sebab itu, hal pertama  yang dilakukannya adalah datang kepada Tuhan dan berdoa. Ia mengakui  bahwa dirinya serta bangsanya telah berbuat dosa, mengakibatkan mereka  dibuang ke Babel. Ia lalu memohon pengampunan dosa. Nehemia sadar bahwa  yang sanggup memulihkan kondisi bangsanya adalah Allah sendiri. Ia  memohon agar Tuhan mengampuni dan memulihkan Yerusalem.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Berbagai masalah dalam hidup kita tak jarang berakar pada dosa.  Jangan hanya berfokus pada masalah itu sendiri, lihatlah lebih dalam  kepada dosa yang menyebabkannya. Sebelum kita “membereskan” masalah  kita, baiklah terlebih dahulu kita membereskan dosa kita di hadapan  Tuhan. Bertobatlah, dan mintalah ampun kepada-Nya. Pemulihan relasi  dengan Tuhan ini dapat menjadi dasar dan sumber kekuatan bagi kita untuk  menghadapi masalah yang ada.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;Rekonsiliasi dengan Tuhan adalah dasar hidup yang kokoh&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2664472285041213475-6796149732905712310?l=impactingallgeneration.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://impactingallgeneration.blogspot.com/feeds/6796149732905712310/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://impactingallgeneration.blogspot.com/2010/03/masalahnya-adalah-dosa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2664472285041213475/posts/default/6796149732905712310'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2664472285041213475/posts/default/6796149732905712310'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://impactingallgeneration.blogspot.com/2010/03/masalahnya-adalah-dosa.html' title='Masalahnya Adalah Dosa'/><author><name>IMAGE Crew</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14670465859354423052</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://3.bp.blogspot.com/_z8eTxiPm2P4/S43ZaBDXcCI/AAAAAAAAAAM/bLyGFGPUC-8/S220/IMAGE.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2664472285041213475.post-7238700031184655520</id><published>2010-03-15T08:06:00.001+07:00</published><updated>2010-03-16T11:36:15.997+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan'/><title type='text'>Pelajaran Bagi Para Pemimpin</title><content type='html'>&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;Baca: Keluaran: 17-18&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://alkitab.otak.info/index.php?hal=lihatPasal&amp;amp;injil=2&amp;amp;pasal=17&amp;amp;ayat=1#1" style="font-weight: normal;" target="_blank"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;Walaupun  Musa adalah pemimpin sebuah bangsa yang besar, Musa  tetap mau  merendahkan dirinya untuk belajar dari mertuanya tentang  kepe­mimpinan.  Membuka diri untuk terus belajar  merupakan kunci  kemajuan bagi seorang  pemimpin.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Yitro  mengajar Musa untuk memimpin dengan tetap mem­perhatikan  kondisi diri   sendiri. Walaupun Musa telah me­mimpin dengan amat baik,  Musa perlu  menyadari  bahwa dirinya terbatas dan dia perlu menyediakan  waktu untuk  beristirahat.  Bila Musa terus-menerus bekerja keras tanpa  memperhatikan  keperluan untuk  beristirahat, dia akan men­jadi sangat  kelelahan  (18:17-18). Apa yang diajarkan oleh Yitro  ini sama de­ngan  apa yang  diajarkan oleh Tuhan Yesus, “Kasihilah sesamamu  manusia  seperti dirimu  sendiri.”(Matius 22 :39). Memperhatikan keperluan orang  lain  tanpa  memperhatikan keperluan diri sendiri merupakan sikap yang ti­dak   bijaksana!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Yitro  juga mengajar Musa untuk membagi tugas dan bekerja sama  (Kelu­aran  18:17-23). Musa dianjurkan  untuk membangun sebuah tim  kepemim-pinan  yang memungkinkan dirinya membagi  tugas dan tanggung  jawab de­ngan  orang lain. Bila Musa bisa menyerahkan  masalah-masalah  kecil untuk  ditangani oleh anggota timnya dan dia memusatkan waktu dan  pikirannya  untuk memecahkan masalah-masalah besar, maka setiap masalah   akan bisa  ditangani dengan lebih cepat dan lebih baik. Pengalaman  dalam   peperangan melawan bangsa Amalek di pasal 17 seharusnya  mengingatkan  Musa bahwa dia memerlukan Harun dan Hur untuk menopang  tangannya agar  dia dapat tetap mengangkat tongkatnya sampai bangsa  Israel memenangkan  seluruh  pertempuran (17:11-12).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;Keluaran 18:24&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;“Musa mendengarkan perkataan mertuanya itu dan dilakukannyalah segala  yang dikatakannya.”&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2664472285041213475-7238700031184655520?l=impactingallgeneration.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://impactingallgeneration.blogspot.com/feeds/7238700031184655520/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://impactingallgeneration.blogspot.com/2010/03/pelajaran-bagi-para-pemimpin.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2664472285041213475/posts/default/7238700031184655520'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2664472285041213475/posts/default/7238700031184655520'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://impactingallgeneration.blogspot.com/2010/03/pelajaran-bagi-para-pemimpin.html' title='Pelajaran Bagi Para Pemimpin'/><author><name>IMAGE Crew</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14670465859354423052</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://3.bp.blogspot.com/_z8eTxiPm2P4/S43ZaBDXcCI/AAAAAAAAAAM/bLyGFGPUC-8/S220/IMAGE.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2664472285041213475.post-3012681429789067984</id><published>2010-03-13T12:44:00.000+07:00</published><updated>2010-03-13T12:44:16.608+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan'/><title type='text'>Melupakan Apa Yang Dibelakang</title><content type='html'>&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;strong style="font-family: Verdana,sans-serif; font-weight: normal;"&gt;Bacaan hari ini:  Filipi 3:12-16&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align="justify" style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;strong style="font-weight: normal;"&gt;Ayat mas hari ini: Filipi 3:13&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Seorang pemain biola desa lolos ke final kompetisi nasional. Di malam final, permainannya mengundang decak kagum hingga semua menduga dialah yang bakal menang. Tiba-tiba, di bagian akhir permainannya, satu senar biolanya putus. Penonton menahan napas. Ada yang spontan berdiri. Bahkan pemimpin orkestra pengiring sempat berhenti. Namun, si pemain biola tetap tenang dan terus bermain, walau suara biolanya tak seindah semula. Ia tahu, tak ada gunanya memikirkan senar yang putus. Itu takkan menyambungnya lagi. Hanya membuang waktu dan energi. Lebih baik ia konsentrasi memainkan senar yang masih bisa dimainkan. Meski kalah lomba, ia menang atas kekhawatiran dan pemborosan energi.&lt;br /&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Pemborosan energi terbesar bisa berwujud kekhawatiran dan pikiran negatif yang dihabiskan untuk memikirkan hal yang tak dapat diubah. Paulus sadar hal ini. Jika ia menghabiskan energi untuk memikirkan kesalahannya pada masa lalu, ia takkan dapat melayani dengan baik. Ia terlibat dalam pembunuhan Stefanus. Ia penganiaya jemaat. Sampai tua ia masih sadar akan dosa-dosanya (1 Timotius 1:16). Namun Paulus tahu, ia tak mungkin mengubah masa lalu. Maka, ia melupakan masa lalu dan mengarahkan diri ke masa depan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernahkah Anda menyesalkan kesalahan pada masa lalu, menghabiskan energi dengan pemikiran “seandainya ini” atau “itu”? Anda tak perlu terus memikirkan “senar putus”. Seribu “seandainya” bisa dibuat dalam situasi-situasi demikian. Namun, pemborosan energi ini tak akan mengubah apa pun. Masa lalu tidak mungkin diubah. Jadi, jangan boroskan energi, lebih baik kita pakai kekuatan dan waktu yang masih ada untuk memainkan senar yang masih utuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JANGAN HIDUP PADA MASA LALU&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ARAHKAN HIDUP DAN WAKTU PADA APA YANG MASIH BISA DIUBAH&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify" style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Bacaan ayat -ayat :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;3:12 Bukan seolah-olah aku telah memperoleh hal ini atau telah sempurna, melainkan aku mengejarnya, kalau-kalau aku dapat juga menangkapnya, karena akupun telah ditangkap oleh Kristus Yesus. &lt;br /&gt;3:13 Saudara-saudara, aku sendiri tidak menganggap, bahwa aku telah menangkapnya, tetapi ini yang kulakukan: aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku, &lt;br /&gt;3:14 dan berlari-lari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah, yaitu panggilan sorgawi dari Allah dalam Kristus Yesus. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3:15. Karena itu marilah kita, yang sempurna, berpikir demikian. Dan jikalau lain pikiranmu tentang salah satu hal, hal itu akan dinyatakan Allah juga kepadamu. &lt;br /&gt;3:16 Tetapi baiklah tingkat pengertian yang telah kita capai kita lanjutkan menurut jalan yang telah kita tempuh.&amp;nbsp;        &lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;!-- joscomment --&gt;         &lt;table align="center" border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" class="sectiontableheader" id="CommentMenu" style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td align="left" class="label"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Comments&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;  &lt;td align="right" class="buttons"&gt;    &lt;table border="0" cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="button"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="button"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="button"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2664472285041213475-3012681429789067984?l=impactingallgeneration.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://impactingallgeneration.blogspot.com/feeds/3012681429789067984/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://impactingallgeneration.blogspot.com/2010/03/melupakan-apa-yang-dibelakang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2664472285041213475/posts/default/3012681429789067984'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2664472285041213475/posts/default/3012681429789067984'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://impactingallgeneration.blogspot.com/2010/03/melupakan-apa-yang-dibelakang.html' title='Melupakan Apa Yang Dibelakang'/><author><name>IMAGE Crew</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14670465859354423052</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://3.bp.blogspot.com/_z8eTxiPm2P4/S43ZaBDXcCI/AAAAAAAAAAM/bLyGFGPUC-8/S220/IMAGE.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2664472285041213475.post-5650620449595677035</id><published>2010-03-10T14:04:00.003+07:00</published><updated>2010-03-10T14:09:39.121+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan'/><title type='text'>4 Prinsip Hidup</title><content type='html'>&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Setiap hari kita berinteraksi dengan begitu banyak orang. Di keluarga, di tempat kerja, di sekolah, atau dimanapun kita akan membuat hubungan dengan begitu banyak orang. Tidak jarang, tiba-tiba timbul persoalan atau juga konflik dalam hubungan kita dengan orang lain. Tapi, itulah hidup! Namun, bagaimana kita menyikapi konflik tersebut? Apakah kita percaya bahwa Tuhan bisa memakai orang-orang di sekitar kita, bahkan yang sedang berkonflik dengan kita, untuk membentuk karakter dalam hidup kita? Jika kita ingin memaknai hidup dengan cara seperti itu, kita perlu 4 prinsip hidup berikut dalam berhubungan dengan orang lain :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Jagalah hati. Firman Tuhan berkata : " Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan." Ketika kita menerima kata-kata atau perlakuan yang menyakitkan, jagalah hati. Jika kita bisa menjaga kondisi hati kita untuk tidak mudah terpengaruh emosi dan tindakan orang lain, kita akan mampu melepaskan pengampunan dan lepas dari belenggu sakit hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Jagalah perkataan. Kita tidak hanya perlu memperhatikan apa yang kita ucapkan, tetapi juga cara mengucapkannya. Ada kalanya hanya karena salah ucap, atau nada suara dan ungkapan sinis bisa memancing sebuah pertengkaran. Hindarilah perkataan-perkataan yang tajam dan tidak perlu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Jangan ungkit kegagalan masa lalu. Ingat, mungkin kita sedang bicara dengan orang yang pernah gagal di masa lalu. Daripada mengungkit-ungkit masa lalu yang bisa menimbulkan kesalahpahaman, lebih baik membicarakan hal-hal yang sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Jangan menunjukkan perkataan yang sombong. Tidak perlu memuji diri karena sebuah perbuatan yang pernah kita lakukan. Sikap rendah hati adalah kunci dalam menjalin komunikasi yang positif. Belajarlah untuk bersukacita ketika orang lain menerima pujian, sekalipun saat itu kita pun layak menerimanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belajarlah setiap hari untuk mendatangkan damai sejahtera bagi setiap orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" ...sehingga kamu hidup sebagai orang-orang yang sopan di mata orang luar dan tidak bergantung pada mereka. "&lt;br /&gt;( 1 Tesalonika 4 : 12 )&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2664472285041213475-5650620449595677035?l=impactingallgeneration.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://impactingallgeneration.blogspot.com/feeds/5650620449595677035/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://impactingallgeneration.blogspot.com/2010/03/4-prinsip-hidup.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2664472285041213475/posts/default/5650620449595677035'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2664472285041213475/posts/default/5650620449595677035'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://impactingallgeneration.blogspot.com/2010/03/4-prinsip-hidup.html' title='4 Prinsip Hidup'/><author><name>IMAGE Crew</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14670465859354423052</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://3.bp.blogspot.com/_z8eTxiPm2P4/S43ZaBDXcCI/AAAAAAAAAAM/bLyGFGPUC-8/S220/IMAGE.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2664472285041213475.post-8258639956874738419</id><published>2010-03-08T16:06:00.008+07:00</published><updated>2010-03-10T14:08:35.305+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan'/><title type='text'>Kristen KTP</title><content type='html'>&lt;div style="color: black; font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Baca : 1 Yohanes 1:5-10&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Ayat Mas: &lt;i&gt;Jika kita katakan, bahwa kita beroleh persekutuan dengan Dia, namun kita hidup di dalam kegelapan, kita berdusta dan kita tidak melakukan kebenaran. 1 Yohanes 1:6&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;Bacaan Alkitab Setahun: &lt;a href="http://alkitab.otak.info/index.php?hal=lihatPasal&amp;amp;injil=13&amp;amp;pasal=27" style="color: black;" target="_blank"&gt;1 Tawarikh 27-29&lt;/a&gt; 1&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Kita kerap mendengar istilah Kristen KTP sebagai sebutan bagi orang-orang yang mengaku dirinya orang kristiani, tetapi hidupnya sama sekali tidak mencerminkan sikap hidup kristiani. Jadi, kekristenannya hanya tertera di KTP, tidak tampak dalam kehidupannya. Dari makna tersebut, ada orang yang kemudian memplesetkan kepanjangan KTP itu menjadi Kristen Tanpa Pertobatan, Kristen Tanpa Pertumbuhan, Kristen Tanpa Pelayanan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Apabila mengacu kepada firman Tuhan hari ini, kita juga menemukan sebuah arti yang baru lagi, yaitu Kristen KTP yang berarti Kristen Tanpa Persekutuan. Persekutuan dengan siapa? Persekutuan dengan Allah. Artinya, orang tersebut pergi ke gereja, bahkan melayani Tuhan, tetapi sesungguhnya tidak memiliki hubungan sama sekali dengan Tuhan. Aktivitas dan pelayanannya pun kering. Seumpama robot, yang bisa bergerak ke sana kemari, tetapi tanpa jiwa yang hidup. Yohanes menyebutkan bahwa salah satu ciri orang yang tidak hidup dalam persekutuan dengan Tuhan adalah masih hidup dalam dosa (kegelapan). Ia bisa rajin ke gereja, tetapi dalam hidup sehari-hari sama sekali tidak menunjukkan sikap kristiani, bahkan tidak jarang dengan sadar melakukan hal-hal yang tidak diperkenan oleh Allah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Hari lepas hari, kita harus selalu mengevaluasi hidup kita, jangan biarkan kita hanya menjadi Kristen KTP karena hal itu tidak diperkenan oleh Allah. Persekutuan dengan Allah penting bukan hanya sebagai dasar pelayanan kita, melainkan juga sebagai landasan hidup sehari-hari kita. Kita harus cepat berbalik dengan membangun kembali relasi dengan Allah secara benar.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;ANAK-ANAK TERANG PASTI TIDAK MENYUKAI KEGELAPAN&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2664472285041213475-8258639956874738419?l=impactingallgeneration.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://impactingallgeneration.blogspot.com/feeds/8258639956874738419/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://impactingallgeneration.blogspot.com/2010/03/kristen-ktp.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2664472285041213475/posts/default/8258639956874738419'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2664472285041213475/posts/default/8258639956874738419'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://impactingallgeneration.blogspot.com/2010/03/kristen-ktp.html' title='Kristen KTP'/><author><name>IMAGE Crew</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14670465859354423052</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://3.bp.blogspot.com/_z8eTxiPm2P4/S43ZaBDXcCI/AAAAAAAAAAM/bLyGFGPUC-8/S220/IMAGE.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2664472285041213475.post-3520202879697598457</id><published>2010-03-08T14:45:00.004+07:00</published><updated>2010-03-08T16:15:22.275+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan'/><title type='text'>Orang Kristen Masa Depan</title><content type='html'>&lt;span style="font-family: verdana;font-size:85%;" &gt;Baca Kolose 3&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-family: verdana;font-size:85%;" &gt;&lt;strong&gt;Mana yang benar: Konsep tentang hidup “bagaimana nanti” atau “nanti bagaimana”?&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;p style="font-family: verdana;font-family:verdana;" &gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;Rasul Paulus menasihati jemaat untuk memikirkan perkara “yang di atas” (3:1-2), yaitu dengan kesadaran bahwa ada kehidupan dalam kekekalan dan bahwa suatu hari kelak kita harus mempertanggungjawabkan seluruh kehidupan kita kepada Tuhan. Kesadaran tersebut akan mempengaruhi cara hidup, tingkah laku, pikiran, dan perkataan kita. Hidup yang sudah ditebus oleh Kristus merupakan suatu proses perubahan terus-menerus untuk menanggalkan kehidupan duniawi yang lama dan menggantikannya dengan kehidupan rohani yang baru, sehingga karakter kita terus-menerus diperbaharui menjadi semakin menyerupai gambar Allah (3:9-10).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: verdana;font-family:verdana;" &gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Bagaimana seorang beriman bisa mengalami perubahan karakter? &lt;strong&gt;Pertama,&lt;/strong&gt;dengan menumbuhkan karakter ilahi dalam kehidupan kita (3:12-15).  &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;Kedua,&lt;/strong&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;dengan menerapkan tingkah laku yang mulia (3:16-17) yang terlihat nyata di dalam berbagai relasi kehidupan, baik di dalam maupun di luar rumah tangga (3:18-21). Dengan demikian, pengharapan akan masa depan, yaitu hidup bersama dengan Kristus, sudah bisa kita rasakan sekarang di dunia ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style="font-family: verdana;font-size:85%;" &gt;Apa yang kita perbuat pada hari ini akan menentukan bagian yang ditentukan bagi kita didalam kekekalan. Sudahkah kita mempraktikkan perbuatan baik yang sejalan dengan karakter seorang yang sudah mengalami penebusan Kristus? Bangunlah karakter Anda melalui kebiasaan hidup yang baik dan hati yang takut akan Tuhan. Ingatlah bahwa hanya Tuhan yang sanggup mengubah hati manusia. &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2664472285041213475-3520202879697598457?l=impactingallgeneration.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://impactingallgeneration.blogspot.com/feeds/3520202879697598457/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://impactingallgeneration.blogspot.com/2010/03/orang-kristen-masa-depan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2664472285041213475/posts/default/3520202879697598457'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2664472285041213475/posts/default/3520202879697598457'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://impactingallgeneration.blogspot.com/2010/03/orang-kristen-masa-depan.html' title='Orang Kristen Masa Depan'/><author><name>IMAGE Crew</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14670465859354423052</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://3.bp.blogspot.com/_z8eTxiPm2P4/S43ZaBDXcCI/AAAAAAAAAAM/bLyGFGPUC-8/S220/IMAGE.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2664472285041213475.post-1218413062132117211</id><published>2010-03-07T08:51:00.003+07:00</published><updated>2010-03-08T16:14:48.808+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan'/><title type='text'>Menjaga Kesucian Hidup</title><content type='html'>&lt;span style="font-family: verdana;font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Baca : Kejadian 39-40&lt;/span&gt; &lt;p style="font-family: verdana;font-family:verdana;" &gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Sungguh menakjubkan membaca bahwa Yusuf, seorang pemuda tampan yang belum pernah menikah, sanggup menghadapi godaan istri Potifar. Dia tetap mempertahankan kesucian hidup karena dia menganggap perzinahan sebagai kejahatan dan dosa terhadap Allah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: verdana;font-family:verdana;" &gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Godaan yang dihadapi oleh Yusuf itu berat karena: Pertama, mengingat bahwa Potifar adalah seorang pejabat tinggi di Mesir, istri Potifar pasti seorang yang cantik. Kedua, godaan istri Potifar itu bukan hanya terjadi sekali, tetapi terjadi dari hari ke hari. Ketiga, agaknya ada banyak “kesempatan baik” saat tidak ada seorang pun yang melihat (39:11). Keempat, bila Yusuf bersedia mengikuti kemauan istri potifar, dia pasti akan lebih sejahtera hidupnya. Kelima, Yusuf sendirian, tidak ada keluarga atau kawan yang menguatkan dirinya untuk melawan godaan istri Potifar.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: verdana;font-family:verdana;" &gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Ada dua hal yang membuat Yusuf bisa mengatasi godaan dari istri Potifar. Pertama, sekalipun Yusuf terpisah dari lingkungan keluarganya, dia tetap beribadah kepada Allah secara pribadi. Dia tidak memisahkan antara ibadah dengan cara hidup. Dia meyakini bahwa segala sesuatu yang dilakukannya dalam hidupnya memiliki relasi dengan Allah. Kedua, Yusuf tidak mau tetap berada dalam situasi yang menggodanya untuk berbuat dosa. Ketika dia menghadapi godaan berat saat dirayu dalam keadaan rumah kosong, dia memutuskan untuk meninggalkan bajunya dan lari keluar rumah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: verdana;font-family:verdana;" &gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Bila Anda ingin bertahan menghadapi godaan dosa, Anda perlu mengikuti teladan yang diberikan oleh Yusuf. Anda harus menyadari bahwa seluruh aspek kehidupan ini berkaitan dengan Allah. Anda juga perlu menjalin persekutuan yang akrab dengan Allah melalui doa dan Firman Tuhan. Selanjutnya, Anda harus bersikap tegas dalam menolak dosa. [P]&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;address style="font-weight: bold; font-family: verdana;font-family:verdana;" &gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Mazmur 119:9&lt;/span&gt;&lt;/address&gt; &lt;address style="font-weight: bold; font-family: verdana;font-family:verdana;" &gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;“Dengan apakah seorang muda mempertahankan  kelakuannya bersih? Dengan  menjaganya sesuai dengan firman-Mu.”&lt;/span&gt;&lt;/address&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2664472285041213475-1218413062132117211?l=impactingallgeneration.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://impactingallgeneration.blogspot.com/feeds/1218413062132117211/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://impactingallgeneration.blogspot.com/2010/03/menjaga-kesucian-hidup.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2664472285041213475/posts/default/1218413062132117211'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2664472285041213475/posts/default/1218413062132117211'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://impactingallgeneration.blogspot.com/2010/03/menjaga-kesucian-hidup.html' title='Menjaga Kesucian Hidup'/><author><name>IMAGE Crew</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14670465859354423052</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://3.bp.blogspot.com/_z8eTxiPm2P4/S43ZaBDXcCI/AAAAAAAAAAM/bLyGFGPUC-8/S220/IMAGE.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2664472285041213475.post-9054851748000593428</id><published>2010-03-06T12:51:00.001+07:00</published><updated>2010-03-08T16:14:12.835+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan'/><title type='text'>Perjuangan Kita Semua</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Baca: Efesus 4:7-16&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;Ayat Mas: Dan Ialah yang memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar, untuk memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan, bagi pembangunan tubuh Kristus, Efesus 4:11,12&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Bacaan Alkitab Setahun: Bilangan 34-36; Markus 9:30-50&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Dalam pertandingan sepak bola, memang yang bermain dalam masing-masing tim adalah sebelas pemain. Namun, banyak orang menyadari, sesungguhnya ada “pemain kedua belas” dalam setiap tim, yang mendukung kelompok meraih kemenangan. “Pemain kedua belas” ini adalah suporter tim tersebut. Sebagai pemantik semangat, suporter berperan menguatkan tim yang didukungnya untuk meraih kemenangan. Jadi, ketika pertandingan berlangsung, sesungguhnya seluruh “isi stadion” sedang “bertanding”.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Demikian juga misi Kerajaan Allah. Memang ada sebagian orang yang melakukan tugas-tugas spesifik; seperti menjadi pendeta, pastor, pemberita Injil, misionaris, biarawan, dan sebagainya. Namun, perjuangan membangun Tubuh Kristus adalah perjuangan kita semua, yang percaya kepada Yesus Kristus. Maka, tidaklah tepat konsep yang mengatakan bahwa yang harus mengerjakan tugas Kerajaan Allah hanyalah para rohaniwan. Bahkan, kalau mau mengambil makna literal perikop ini, tugas utama para rohaniwan adalah memperlengkapi anggota jemaat. Sementara yang bertugas membangun Kerajaan Allah adalah para anggota jemaat itu sendiri.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Lalu bagaimana kita, yang bukan rohaniwan, bisa mengerjakan misi Kerajaan Allah ini? Dengan menjadi duta Kerajaan-Nya di tempat kita hidup, berkeluarga, bekerja, dan bermasyarakat. Dengan hidup sesuai standar Kristus, hingga menjadi berkat serta teladan di sana. Pula dengan mengkontribusikan nilai-nilai kristiani, sehingga Kerajaan Allah dapat dihadirkan di sana. Dan yang terutama, dengan memperkenalkan Yesus, sehingga mereka pun menjadi anggota Kerajaan Allah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:verdana;" &gt;MEMBANGUN KERAJAAN ALLAH ADALAH TUGAS SEMUA ORANG PERCAYA&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2664472285041213475-9054851748000593428?l=impactingallgeneration.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://impactingallgeneration.blogspot.com/feeds/9054851748000593428/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://impactingallgeneration.blogspot.com/2010/03/perjuangan-kita-semua.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2664472285041213475/posts/default/9054851748000593428'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2664472285041213475/posts/default/9054851748000593428'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://impactingallgeneration.blogspot.com/2010/03/perjuangan-kita-semua.html' title='Perjuangan Kita Semua'/><author><name>IMAGE Crew</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14670465859354423052</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://3.bp.blogspot.com/_z8eTxiPm2P4/S43ZaBDXcCI/AAAAAAAAAAM/bLyGFGPUC-8/S220/IMAGE.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2664472285041213475.post-6658735917282932822</id><published>2010-03-03T09:50:00.002+07:00</published><updated>2010-03-08T16:13:26.104+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan'/><title type='text'>Hidup Yang Penuh Harapan</title><content type='html'>&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;I Petrus 1: 3b&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Tiba-tiba pintu ruang bersalin terbuka. Seorang dokter dengan pakaian khusus keluar. "Istri Anda dalam keadaan baik. Namun sayang keadaan bayinya membahayakan jiwa istri Anda. Ada satu hal yang harus Anda putuskan, keselamatan istri Anda atau bayinya. Saya tahu hal ini sulit, namun kami telah berusaha sekuat mungkin. Akhirnya kami harus menemui Anda, sebab keputusan Anda amat menentukan. Jika Anda sudah siap, silahkan kami dihubungi dan menandatangani formulir ini", setelah berkata demikian dokter tersebut memeluk bahu pria yang diajak bicara.&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Sorot matanya di balik kaca mata yang tebal memberi semangat pada pria yang tubuhnya gemetar.&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Rata Penuh&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Pria yang sedari tadi gelisah, sekarang bertambah gemetar setelah menerima berita yang meluncur dari mulut dokter yang memeluknya.&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Wajahnya jadi pucat seperti mayat. Butiran keringat dingin sebesar kacang kedelai bermunculan di dahinya. Mulutnya menganga, lidahnya kelu.&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Matanya nanar. Setelah berusaha menelan ludahnya, ia berusaha mengeluarkan kata-kata.&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;"Dokkkkter, .....mmm. bbberi kesempatan saaaya untuk berdoa".&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Kepala dokter tersebut menggangguk, tanda setuju.&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Ruangan tunggu kelahiran bayi malam itu sepi menggigit, sinar lampunya nampak pudar.&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Suasana saat itu bisu dingin menutupi tembok sekeliling ruangan itu. Pria itu kemudian tertunduk. Wajahnya ditenggelamkan atas kedua telapak tangannya yang menopangnya. Suara tangis tertahan bercampur kepedihan dan rasa takut menimbulkan suara yang keluar dari mulutnya seperti suara berguman, tidak jelas. Suasa kembali sunyi . Kemudian ia perlahan bangkit, berjalan menuju perawat yang berdiri menunggunya.&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;"Suster, katakan kepada dokter, istri saya perlu diselamatkan, sedapat-dapatnya selamatkan juga anak saya. Saya telah melihat harapan."&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Suster itu hanya menggangguk, kemudian menyodorkan sehelai lembaran formulir. Setelah ditandatangani. Ia kembali menunggu.&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Persalinan berlangsung sulit. Dokter berupaya mengeluarkan bayi dari dalam rahim wanita yang sudah mulai kehabisan tenaga. Dengan alat khusus, dokter tersebut mengupayakan kepala sang bayi dapat keluar terlebih dahulu. Namun tiba-tiba, crot.., darah segar muncrat disertai bola mata yang masih terikat ototnya keluar mengelantung, baru kemudian kepala bayi. Merasa berpacu dengan waktu, dokter makin berusaha keras untuk mengeluarkan seluruh tubuh bayi itu. Bunyi gemeretak tulang rawan bayi yang patah karena proses tersebut. Akhirnya, tubuh bayi yang mirip seonggok daging tersebut utuh keluar dari dalam rahim. Persalinanpun berjalan sampai tuntas.&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Dokter segera memerintahkan seorang perawat agar membersihkan tubuh bayi tersebut dan segera dimasukkan kantong mayat. Namun Tuhan yang mendengar doa bertindak lain. Tubuh bayi yang masih berlumuran darah dibersihkan terlebih dahulu oleh perawat. Saat tangan sang perawat membersihkan tubuh bayi di bagian dada sebelah kiri, nampak denyut jantung yang lemah. Tanda kehidupan. Rupanya denyut yang lemah terlihat oleh sang perawat tersebut. Segera bayi tersebut di kirim ke ruang khusus.&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Empat tahun kemudian, bayi itu tumbuh menjadi seorang anak mirip monster hidup. Ia di beri nama William Cutts. Jika bayi normal, diusia sebelas tahun telah belajar berjalan, tidak demikian dengan William Cutts. Ia baru belajar merangkak seperti anjing. Kepala bagian kanan agak besar, matanya yang kanan rusak berat, tidak mungkin bisa melihat.&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Bahunya miring. Menjelang remaja, jalannya miring seperti tiang hampir roboh. Dan kata dokter, otaknya tak akan sanggup berkembang alias tidak mungkin bisa belajar seperti manusia normal.&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Sudut pandang dokter rupanya beda dengan kedua orang tuanya, mereka melihat harapan. Orangtuanya terus membesarkannya dengan penuh kasih sayang. "Kelak anakku akan dipakai Tuhan secara luar biasa, sebab aku yakin harapan itu ada", demikian doa kedua orangtuanya, setiap kali melihat William Cutts yang selalu kesulitan dengan menyelaraskan jalannya dengan bahunya. Tuhanpun mewujudkan harapan anak-anakNya.&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Tepat pada waktuNya, William Cutts bersimpuh di kaki- Nya, satu ayat yang dipegangnya yang menjadi dasar panggilannya, "Justru di dalam kelemahan kuasa-Ku menjadi sempurna", II Korintus 12: 9. Inilah sumber pengharapan baginya.&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Tuhan tidak pernah menyia-nyiakan orang yang berharap kepada-Nya.&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Tuhan pun membuktikan janjiNya. Apa yang tidak dipandang oleh dunia, dipakai Allah secara luar biasa. Dengan segala keterbatasannya, William Cutts maju untuk taat. Harapan demi harapan terkuak setelah ia taat melangkah.&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Setelah menyelesaikan sarjananya di sekolah theologia, ia menjadi utusan misi ke Irian Jaya, Indonesia. Tuhan meneguhkan janjiNya, dalam kelemahan kuasa-Nyata nyata. Tiap langkah pelayanan William Cutts, Tuhan meneguhkan dengan mujizat-Nya. Semua ini diawali dengan orang yang melihat harapan dan mempercayai harapan di dalam Yesus itu pasti ada dan tidak pernah sia-sia.&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;William Cutts telah menyaksikan apa makna hidup di dalam pengharapan yang berlimpah di dalam Kristus!&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Sesungguhnya harapan di dalam Kristus itu, adalah;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Harapan selalu memperlihatkan pada orang percaya bahwa di ujung jalan yang gelap ada terang.&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Harapan selalu dapat menopang kehidupan orang percaya yang telah patah semangat dan tak berdaya.&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Harapan selalu memberikan peluang, kemungkinan dan kepastian ada pemulihan kembali saat kehidupan dirasa seperti buluh yang patah atau sumbu hanya tinggal asap.&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Jadi harapan itu selalu memberikan kehidupan, semangat, gairah dan kesegaran baru. Dan ..&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Orang yang berharap kepada Tuhan tak pernah dibiarkan malu tersipu-sipu!&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Harapan yang Tuhan Yesus berikan bukan harapan seperti yang Anda dipikirkan atau dunia tawarkan. Harapan di dalam Kristus bukan harapan yang terbatas, tidak pasti dan bersifat temporer. Harapan di dalam Kristus adalah harapan yang melimpah, pasti, dan berlimpah bak sungai.&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Harapan yang demikian selalu ada di dalam diri orang percaya.&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Dan harapan itu amat nyata secara khusus bagi orang-orang percaya yang mengalami berbagai-bagai dukacita karena pencobaan (ay. 6).&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Jika demikian mengapa Anda berkata , "tidak ada harapan bagiku?"&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Ambillah selangkah lagi, lihat tangan-Nya terbuka siap memeluk Anda.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2664472285041213475-6658735917282932822?l=impactingallgeneration.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://impactingallgeneration.blogspot.com/feeds/6658735917282932822/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://impactingallgeneration.blogspot.com/2010/03/hidup-yang-penuh-harapan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2664472285041213475/posts/default/6658735917282932822'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2664472285041213475/posts/default/6658735917282932822'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://impactingallgeneration.blogspot.com/2010/03/hidup-yang-penuh-harapan.html' title='Hidup Yang Penuh Harapan'/><author><name>IMAGE Crew</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14670465859354423052</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://3.bp.blogspot.com/_z8eTxiPm2P4/S43ZaBDXcCI/AAAAAAAAAAM/bLyGFGPUC-8/S220/IMAGE.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
